Perkembangan Investasi di Kabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu Selama 5 Tahun terakhir (2015 -2019 ):


Perkembangan Investasi di Kabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu Selama 5 Tahun terakhir (2015 -2019 ):



Pada Tahun 2015, tercatat 30 Investor PMDN , diantaranya bergerak di bidang usaha perumahan, menara telekomunikasi seluler, rumah sakit, showroom dan bengkel mobil, industry kimia dasar anorganik, pembibitan dan budidaya ayam ras pedaging dan rice milling plant, dengan nilai total Rp. 130.244.410.000 dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 461 orang.

Pada Tahun 2016, Pendaftaran Penanaman Modal di Kabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu tercatat 76 Perusahaan (1PMA dan 75 PMDN), diantaranya bergerak di bidang usaha : industri kimia dasar organik, rumah makan,pembibitan budidaya ayam ras pedaging, perumahan, klinik jantung, telekomunikasi seluler, tambak udang,SPBU danindustry pengolahan ikan, dengan jumlah total investasi sebesar Rp. 23.401.252.677.387 denganpenyerapan tenaga kerja sebanyak 4.824 orang.

Pada Tahun 2017, tercatat 74 Perusahaan (8 PMA dan 66 PMDN), diantaranya bergerak di bidang Showroom Mobil dan Reparasi. Industri Damar Buatan dan Bahan Baku Plastik/resin, pembibitan dan budidaya ayam ras pedaging, konstruksi gedung, telekomunikasi tanpa kabel, perkebunan tebu, agro bisnis dan peternakan , hotel/penginapan, industri rajut dan garmen, property/perumahan, industri ban luar dan ban dalam, station kompresi dan pengisian gas, pembibitan dan budidaya sapi potong dan tanaman ternak, industri penggilingan padi dan penyosohan beras, industri usaha pengolahan ikan serta perdagangan besar, industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk keperluan pribadi, dengan jumlah nilai total investasi sebesar Rp. 3.920.200.052.070,00 dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 4.483 orang.

Pada Tahun 2018 tercatat Perusahaan 297 PMDN di antaranya bergerak di bidang Konstruksi gedung perbelanjaan, Industri garam meja beryodium, jasa perdagangan/supermarket, jasa kesehatan, perternakan ayam, property/perumahan, Budidaya ayam ras pedaging, Industri pertenunan dengan jumlah nilai total investasi sebesar Rp. 956.234.000.000 Dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 37.283 orang.

Sedangkan pada Tahun 2019 tercatat sebesar Rp. 1.095.943.957.686 dengan jumlah perusahaan 426 perusahaan , tenaga kerja lokal sebanyak 8.672 orang dan jumlah tenaga kerja asing sebanyak 3.992 orang. Di Kabupaten ini terdapat 4 Bank Pemerintah,13 Bank Swasta dan 1 Bank Pembangunan Daerah. Jumlah Koperasi mencapai 1034 terdiri dari 54 Koperasi Unit Desa (KUD) dan 980 Koperasi Non-KUD.