PELUANG INVESTASI PARIWISATA ( Tourism ) KABUPATEN INDRAMAYU



Project Image


DiDPMPTSP Kabupaten Indramayu hingga saat ini terdapat 26 hotel/penginapan dengan 648 kamar dan 1.037 tempat tidur, 4 hotel diantaranya adalah hotel berbintang dengan 167 kamar diantaranya Hote l Wiwi Perkasa 1,Hotel Grand New Trisula, Hotel Prima dan Hotel Handayani. Terdata 251 wisatawan manca Negara dan 41.457 wisatawan Nusantara yang mengunjungi Kabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu pada tahun 2014, sedangkan kunjungan wisatawan ke obyek wisata di DPMPTSP Kabupaten Indramayu tercatat 498.362 wisatawan Nusantara. Kabupaten ini memiliki 77 Rumah makan dan 1 Restoran.

Kabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu merupakan daerah yang memiliki potensi wisata yang cukup potensial karena kekayaan alam tradisi, seni dan budaya serta sejarah. Letak DPMPTSP Kabupaten Indramayu yang berada di pesisir pantaime miliki daya tarik tersendir isebagai daerah wisata. Beberapa potensi pariwisata telah dikembangkan namun masih banyak yang belum tergarap secara maksimal padahal potensi-potensitersebut merupakan asset daerah sebagai daya tarik investasi dibidang Pariwisata. Obyek Wisata diKabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu terdiri dari

WisataAlam,WisataAgro,WisataZiarah,WisataRohanidanWisataKuliner.

1. WISATA ALAM

a. PULAU BIAWAK

Project Image


Pulau biawak merupakan salah satu Objek Wisata Bahari di DPMPTSP Kabupaten Indramayu, pulau biawak memiliki Taman Laut dan Ikan Hias yang indah serta Terumbu Karang yang asri, Pasir putih yang luas, tanamanbakau/mangrove yang cukup lengkap jenisnya, koloni biawak dan menara Mercusuar yang dibangun olehZN, Willem pada tahun 1872 mempunyai daya tarik historis terutama bagi wisatawan yang tertarik dengan bangunan-bangunan kuno. Aktivitas rekreasi yang dapat dilakukan di Pulau Biawak adalahmenyelam,mancing, snorkeling dan wisata petualangan. Pulau Biawak mempunyai luas ± 120 ha terletak 40 km sebelah Utara Kota DPMPTSP Kabupaten Indramayuyang dapat dijangkaudengankapalcepat dari Pantai Tirtamaya atau perahu nelayandengan waktu tempuh ± 2,5 Jam.

Adapun peluang investasi yang diperlukan untuk Pulau Biawak adalah :
• Pengembangan Sarana Prasarana di Pulau Biawak ;
• Pengembangan Sarana Dermaga dan Kapal Cepat ;
• Pembangunan Hotel dan Resort di Pulau Biawak;



b. PANTAI ( BEACH )

Project Image


Di DPMPTSP Kabupaten Indramayu ada beberapa pantai yangmenjadi tempat rekreasi antara lain adalah Pantai Karangsongdi Kecamatan DPMPTSP Kabupaten Indramayu, Pantai Tirtamaya dan Panta I Glayem di Kecamatan Juntinyuat, Pantai BalonganIndah di Kecamatan Balongan, dan Pantai Eretan di Kecamatan Kandanghaur.Pantai-pantai tersebutmemiliki daya tarik tersendiri selain sebagai Wisata Bahari, pantainya yang indah juga tempat merapatnyaperahu-perahu nelayan.Pantai Eretan, mempunyai sejarah tersendiri karena pantai ini pada tahun 1942merupakan tempat mendaratnya Tentara Jepang.PantaiKarangsong dan Pantai Tirtamaya adalah salahsatu tempat yang banyak dikunjungi oleh parawisatawan lokal dan nasional, selain untuk pemandian yang aman juga mempunyai panorama yang indahterutama pada saat terbit dan terbenamnya matahari.

Adapun peluang investasi yang diperlukan untuk Pantai di DPMPTSP Kabupaten Indramayu adalah:
• Pengembangan Sarana Prasarana di area Pantai;
• Pengembangan Arena Permainan yang berbasis Pantai;
• Pembangunan Hotel dan Resort di Pantai Karangsong dan Tirtamaya.



c. SITU

Project Image


• Situ Bojong sari
Merupakan lokasi wisata yang ada di pusat kota DPMPTSP Kabupaten Indramayu yang mempunyai luas ±6,5 ha. Situ inimemiliki luas permukaan air ± 6 ha yang dilengkapi dengan sarana Wisata Air seperti Waterboom, sepedaair, perahu wisata dan olah raga dayung, dan dilengkapi dengan Gedung Iptek dan Agro Wisata Mangga.Situ BojongSari ini juga cocok untuk aktivitas memancing dan berkemah.

• Situ Bolang
Terletak di Desa Jatisura KecamatanCikedung ± 20 km dari kota DPMPTSP Kabupaten Indramayudan Situ BolangInimerupakansalah satu wisata alternative dengan suasana nyaman dan tenang yang didukung nuansapedesaan dengan panorama pesawahan dan pepohonan, memiliki luas ±74 ha.

• Situ Brahim
Situ initerletak di Desa Babadan Kecamatan Sindang ± 5 km dari kota DPMPTSP Kabupaten Indramayu. Situ ini merupakansalah satu wisataalternative dengan suasana nyaman dan tenang yang didukung nuansa pedesaan denganpanorama pepohonan.

• WadukCipancuh
Waduk yang terletak di Desa Cipancuh Kecamatan Haurgelis ini merupakan salah satu wisata alternative dengan suasana nyaman dan tenang yang didukung nuansa pedesaan dengan panorama pepohonan.

Adapun peluang investasi yang diperlukan untuk Situ di DPMPTSP Kabupaten Indramayu adalah:
• Pengembangan Sarana Prasarana di Kawasan Situ;
• Pengembangan Arena Permainan yang bebasis Situ.

d. WISATA HUTAN MANGROVE KARANGSONG

Project Image


Potensi wisata diarea Pantai Karangsong Kecamatan DPMPTSP Kabupaten Indramayu, saat ini mulai disukai wisatawan terutama wisatawan dalam negeri. Selain menikmati pemandangan pantainya yang indah, pengunjung juga bisa melihat kesibukan para nelayan yang sedang membongkar ikan yang ia tangkap dari laut, Pengunjungatau wisatawan juga bisa melihat aktivitas para pekerja dan pengrajin yang sedang membuat perahu ataukapal berukuran kecil dan besar sepanjang jalan menuju pantai Karangsong. Ini merupakan pemandangan langka yang tidak ditemui pada setiap pinggiran pantai di daerah DPMPTSP Kabupaten Indramayu. Selain itu para wisatawan saat ini sedang gandrung dengan mengunjungi hutan mangrove atau hutan bakau yang ada di sekitar pesisir Pantai Karangsong. Untuk menuju tempat wisata ini pengunjung harus menggunakan sarana transportasi berupa perahu wisata. Selain pengunjung yang ingin menikmati wisata hutan mangrove atau hutan bakau,banyak masyarakat yang menggunakan jasa perahu nelayan untuk memancing ke hutan mangrove tersebut karena seperti kita ketahui bersama bahwa hutan mangrove merupakan tempatnya udang dan ikan berukuran besar.

Secara geografis Hutan Mangrove Karangsong terletak di Desa Karangsong, Kecamatan DPMPTSP Kabupaten Indramayu, dansecara geografis terletak pada 6°18'6.17”dan 108°22' 16.42", Hutan mangrove ini memiliki luas sekitar 50ha. Hutan Mangrove Karangsongmulai dirawat semenjak tahun 2008 dan berbenah menjadi ekowisatamelalui progam CSR Pertamina RU VI Balongan yang dimulai dari tahun 2010 hingga 2014 serta dikelola olehmasyarakat Lokalmelalui kelompok Tani Lestari. Lokasi ini telah dicanangkan sebagaimangrovecenteruntukwilayahBarat Indonesiaoleh MenteriLingkungan Hidup dan KehutananRl Siti Nurbaya ketikamembuka kegiatan Karangsong Mangrove Festival,di pantaiKarangsong DPMPTSP Kabupaten Indramayu. Perkembanganmangrovedisini sangat pesat, dariprogam CSR Pertamina pada tahun 2010 telahdilakukan penanaman5000 bibit mangrove, tahun 2012 penanaman 10.000 bibit mangrove, dan untuk tahun 2015 penanaman1000 bibit (600 bibit mangove, 400 bibit lain diantaranya cemara, ketapang, dan widuri laut), diperkirakansekarang sudah ada lebih dari 50 ribu mangrove di kawasan ini dengan bibit yang tumbuh dengansendirinya. Selain dijadikan pelestarian lingkungan, mangrove di Karangsong juga sudah dijadikansebagaiekowisata dan kini sudah ada keuntungansecaraekonomisbagiwarga sekitarnya.Pengunjungdapatmenikmati kelestarianekosistem mangrove di kawasan ini dengan mangrove sejati yaitu bakau dan api-api.

Ketika kita menyusuri sepanjang jalan menuju hutan mangrove dan pantai Karangsong,kita akan melihat beberapa aktivitas para nelayan seperti nelayan sedang membuat perahu,membuat jaring, dan ada beberapa yang sedang melakukan proses pengolahan ikan.

Adapun peluang investasi yang diperlukan untuk Wisata hutan Mangrove adalah:
• Pengembangan Sarana Prasarana di area Hutan Mangrove;
• Pengembangan Arena Permainan yang bebasis Hutan Mangrove;
• Pembangunan Hotel dan Resort di Kawasan Hutan Mangrove.

e. WISATA AGRO

Project Image


Kabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu memiliki beberapa ObyekWisata Agro yangmenarik, diantaranya adalah Wisata Agro Mangga Bojongsari, Wisat Agro Mangga di Desa Kebulen. Di tempat wisata Agro Mangga
dapatmelihat berbagai jenis tanamanmanga dan memetik langsung buah mangganya. Wisata Agro lainnya adalah Wisata Agro hutan kayu putih di Kecamatan Cikedung. Disana dapatdilihat mulai dari proses penanaman, pemeliharaan sampai produknya berupa minyak kayu putih.

Adapun peluang investasi yang diperlukan untuk Wisata Agro adalah:
• Pengembangan Sarana Prasarana di area Wisata Agro;
• Pengembangan Produk Olahan Mangga;
• Pembangunan Pusat Pemasaran Hasil Industri Agro.

f. WISATA KULINER

Project Image


Ada beberapa tempat wisata kuliner yang dapat dijadikan alternatif, diantaranya :


a. Kecamatan DPMPTSP Kabupaten Indramayu (Kuning Ayu, Panorama, La Bistro, Saung Bambu, El Shaddai); dll.
b. Kecamatan Juntinyuat (Perdut/Glayem; Mina Ayu, Samudra, Sisi Laut, Mang Rum);
c. Kecamatan Karangampel (Perahu);
d. Kecamatan Jatibarang (Kampung Rasa);
e. Kecamatan Lelea (Pesona Liyep, Pedesan Entog);
f. Kecamatan Kandanghaur (Pesona Laut, Abah, As- Safiq, Rawud); dll.

Jenis Kuliner di DPMPTSP Kabupaten Indramayu mempunyai cita rasa tersendiri meskipun hampir sama dengan kuliner
Cirebon. Berikut jenis kuliner yang khas dan mudah dijumpai di Kabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu, antara lain di Pedesan Entog, Soto, Burbacek (Bubur Rumbah Cecek), Rumbah, Koci, Nagasari, Nasi Lengko, Dodol, Mangga, Kripik Mangga, dan sebagainya.

g. PINDANG IKAN GOMBYANG ( Gombyang Boiled Fish )

Project Image


Gombyang adalah sejenis sayur ikan (Sop Ikan)ada yang juga menyebutnya pindang yang diolahsedemikian rupa tanpa menggunakan campuran airsantan. Sedangkan bahan utama yang disajikanadalah kepala ikan kakap atauI kan manyung yangdibelah dua. Di Kabupaten DPMPTSP Kabupaten Indramayu, gombyangmenjadi makanan favorit masyarakat Dermayu danterkenal karena rasanya yang segar dan lezat.

Kepala ikan Manyung diolah dengan racikanrempah-rempah, menjadi menu kuliner sejenis gulekepala ikan, rasanya sangat segar dan lezat. Tidakhanya daging dan tulangnya saja, kepala ikan yangbiasanya menjadi bagian yang tidak pernahdisentuh, ternyata sangat nikmat untuk disantapdan dijadikan menu kuliner khas DPMPTSP Kabupaten Indramayu.

Pindang Ikan Gombyang diracik denganmenggunakan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, kemiri, bawang merah dan bawang putihserta sejumlah bumburahasia. Sebagai penghilangbau amis, digunakan belimbing wuluh, sehinggarasanya menjadi asam dan pedas. Tidaklah sulituntuk memburu menu kuliner ini di DPMPTSP Kabupaten Indramayu.Hampir di sepanjang jalur Pantura kedai dan rumahmakan, menyuguhkan menu istimewa tersebut.

Pindang gombyang kepala ikan jambal awalnya hanya masakanrumahan yang tidak dijual di rumahmakan maupun restoran. Sekarang siapapun bisa menikmati masakan khas pesisir utara Jawa Barat ini disejumlah rumah makan.Ada dua jenis masakan pindang gombyang, semuanya berkuah. Pertama kuahpindang gombyang yang bening dan kedua kuah pindang gombyang yang buket atau agak keruh, karenakuahnya dicampur kemiri yang sudah dihaluskan. Ba i k yang berkuah bening maupun buket, rasanya tidakjauh beda, sama-sama menggugah selera.Bertandang ke DPMPTSP Kabupaten Indramayu, tak lengkap jika tidak menikmati Pindang Gombyang. Pindang gombyang salah satu jenis kuliner khas masyarakat DPMPTSP Kabupaten Indramayu yang sudah adasejak ratusan tahun lalu. Dalam pindang gombyang ini terasa rasa dan aroma blewah. Bahkan rasa pedasyang bias mengundang nafsu makanpun dominan. Bagian kepala ikan, yang menjadi sajian utama menupindang ini jadi empuk dan renyah. Jangan salah juga, di bagian kepala ikan ini masih terdapat daging ikan yang gurih. Uniknya, kelezatan pindang gombyang ini sulit dibandingkan dengan menu pindang lainnya.
Alhasil pindang gombyang memang kuliner khas DPMPTSP Kabupaten Indramayu yang tidakterdapat di daerah lain.


PENGUNJUNG


LATEST TWEETS
CONTACT US
FOLLOW US